Bondowoso – Untuk mewujudkan program Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham) dalam rangka menciptakan kawasan Zero Narkoba, Pungutan Liar (Pungli) dan HH di wilayah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), maka Kalapas Klas II Bondowoso, Ade Kusmanto, menggandeng Forpimda termasuk TNI dan Polri. Lapas Klas II B ini langsung gelar apel bersama didepan lapas timur alun –alun, kemarin
Ade Kusmanto menyatakan saat ini pihaknya tengah “menyingsingkan lengan baju” guna mempercepat menjalankan arahan Menteri Hukum dan HAM. Langkah yang diambil yang pertama sekali mempererat jalinan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten dan jajarannya, TNI, juga Polri.
Selanjutnya, program dari Lapas tersebut dengan melakukan kerja sama bantuan personil TNI dan Polri untuk memperkuat petugas P2U guna melakukan penggeledahan. Lalu mempercepat MoU untuk pelaksanaan rehabilitasi pengguna narkoba. Melakukan Razia dari Satgas Kamtib Lapas Klas IIB dengan agenda yang segera disusun. “Ini mengukuhkan perintah atasan,” ujarnya, kepada Rabi .
Lanjut Kalapas, apel pagi sekaligus troling kondisi bangunan dan kebersihan umum oleh seluruh petugas, dipimpin KPLP. “Mari kita pastikan tanpa terkecuali petugas tidak ada yang membawa HP didalam blok, sehingga komunikasi hanya dengan HT saja. Selain itu segera mendorong terlaksananya latihan keterampilan baik Mandiri,” tukasnya.
Dalam hal kerajinan ini, Kalapas berharap Pemkab Bondowoso segera merealisasikan bantuan dengan leading sector masing –masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD terkait) , agar suapaya warga binaan yang ada dilingkungan yang terkenal dengan pesantren At Taubah ini, lebih maju dan lebih sukses. “Dengan uluran tangan pemerintah daerah, maka warga binaan semakin punya masa depan,” tambahnya.
Pantauan Radar Besuki (Rabi), gelar apel didepan Lapas Klas II B Bondowoso dihadiri oleh sejumlah SKP terkait seperti Pemadam kebakaran (Damkar), Satpol PP, Badang Lingkungan Hidup ( BLH), Diskoperindag, Kepolisian Resort Bondowoso, Kodim 0822 Bondowoso, serta Bupati Bondowoso, H. Amin Said Husni.
Apel pengukuhan memorandum of understanding (MoU) Menkumham RI, bersama TNI dan Polri, berjalan sukses. Ade Kusmanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa percepatan pembangunan tidak akan berhasil tanpa ditopang oleh stabilitas politik, keamanan, dan kepastian hukum.
“Oleh karenanya, program reformasi hukum menjadi agenda strategis pemerintah saat ini, untuk memulihkan kepercayaan publik, serta menciptakan keadilan dan kepastian hukum, guna mengefektifitas pemberantasan Pungli, Zero Narkoba seperti program Gerdu Bersinar. Apel Siaga dan Deklarasi ini, ‘Kami Kerja, PASTI Bersih Melayani’ dengan tema ‘Membangun Integritas Melalui Revolusi Mental’ ,” sambutnya.
Setelah apel bersama selesai, seluruh pasukan yang hadir masuk kedalam Lapas guna melihat kondisi ruang tahanan dan lingkungan lapas blok demi blok. Dalam giat ini, tidak ditemukan adanya warga binaan yang memegang HP, apalgi yang menyimpan obat terlarang (pil setan) ataupun narkoba dan sabu. (din/red)
Sumber : Radar Besuki





0 comments:
Post a Comment